Tips Membangun Personal Branding Di Media Sosial

Tips Membangun Personal Branding Di Media Sosial

 

Digital Branding Indonesia – Personal branding seseorang dapat terlihat dari media sosial. Saat orang mencari nama Anda di Googles maka akan muncul cerminan langsung dari personal branding Anda. Baik tentang profesionalisme, kepercayaan dan kredibilitas, atau mungkin sebaliknya.

 

Dalam dunia bisnis Anda harus memastikan untuk meninggalkan kesan yang tepat dan kuat pada target audiens. Pesan apa yang disampaikan oleh personal branding Anda saat ini?

 

Untuk membangun personal branding terutama di media sosial dibutuhkan usaha keras. Berikut adalah tips yang dirangkum dari tulisan Melonie Dadaro dalam laman Topdogsocialmedia.com.

  1. Pastikan profil Anda sesuai dengan target audiens.

Langkah pertama yang paling penting adalah membuat profil profesional dan fokus pada klien. Buatlah penelitian sederhana tentang siapa yang mengikuti Anda di media sosial. Apa ciri umum mereka? Apa yang tidak mereka sukai? Solusi apa yang bisa Anda berikan? Setelah mengumpulkan semua data yang dibutuhkan, ciptakan kehadiran media sosial yang hebat kemudian berinteraksilah pada prospek dan klien ideal Anda.

 

  1. Manfaatkan media sosial untuk selalu terhubung dengan orang lain.

Tidak cukup bagi Anda untuk sekedar membuat akun di media social dan membagikan aktivitas setiap waktu. Media sosial dapat digunakan untuk berbagi informasi, pemikiran, dll agar Anda selalu dapat berinteraksi dengan orang lain.

 

  1. Bangun strategi pemasaran konten yang efektif.

Untuk membangun kredibilitas Anda secara online, mulailah membuat dan menyempurnakan strategi konten Anda. Bila Anda membagikan pemikiran dan wawasan Anda yang relevan bagi target audiens, pada dasarnya Anda membangun kredibilitas merek Anda dan menunjukkan kepada pengikut mengapa mereka harus mempercayai Anda.

 

  1. Manfaatkan kredibilitas pihak ketiga untuk meningkatkan kepercayaan.

Kebanyakan orang cenderung tidak merespon pesan penjualan di media sosial. Sehingga, memiliki seseorang dengan kekuatan sosial dan kemudia mengatakan hal baik tentang bisnis Anda adalah bukti sosial yang kuat dari kredibilitas pihak ketiga. Cobalah menjangkau influencer yang sesuai pada platform media sosial pilihan Anda. Sebelum Anda meminta influencer melakukan sesuatu untuk Anda, lakukan sesuatu untuk mereka, bangunlah hubungan dengan mereka.

Orang lebih cenderung mendengarkan influencer daripada mendengar Anda mempromosikan diri secara terang-terangan.

 

  1. Pastikan kepribadian Anda bersinar melalui semua media sosial dan interaksi langsung Anda.

Biarkan orang mengenal Anda. Bagikan apa yang Anda sukai. Dan perhatikan prospek dan profil sosial klien Anda. Perhatikan apa yang mereka bagikan, dan terlibat dengan mereka.

 

  1. Libatkan karyawan untuk mendukung brand.

Salah satu dasar bisnis yang sukses adalah karyawannya. Karyawan yang tidak bahagia adalah karyawan yang tidak produktif. Jika Anda menemukan cara untuk membuat mereka bahagia, mereka bisa menjadi promotor dan pendukung Anda yang paling bersemangat.

 

Setiap karyawan yang Anda miliki juga dilihat oleh calon pelanggan dan klien Anda secara online, berikan bantuan dan pelatihan untuk mengembangkan kehadiran online secara positif dan profesional. Profil sosial karyawan Anda (merek pribadi mereka) adalah cerminan langsung bisnis Anda.

 

Bila karyawan Anda terlihat bagus di media sosial, mereka juga dapat berbagi informasi dan konten dari perusahaan Anda, memperkuat pesan Anda dan memperluas jangkauan Anda.

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.