Teknik Komunikasi Di Bawah Tekanan

Teknik Komunikasi Di Bawah Tekanan

 

Digital Branding Indonesia – Bagaimana cara kita berbicara atau mendengar harus selalu diperhatikan saat berhadapan dengan orang lain, apalagi saat dalam kondisi tertekan. Karena kondisi tersebut memudahkan terjadinya salah pengertian yang malah menambah tekanan. Sehingga kita harus memeriksa kembali bagaimana cara kita berkomunikasi, baik kepada atasan, rekan, relasi maupun keluarga.

 

Ada 3 tips berkomunikasi yang baik saat di bawah tekanan, dilansir dari web University of Illinois Extension :

  1. Speak Carefully
  • Be Specific

Berbicaralah dengan jelas apa permasalahan atau kemauan kita. Pendengar bukanlah pembaca pikiran. Jangan biarkan mereka menebak apa yang kita inginkan.

  • Stay Focused

Diskusikan hanya pada masalah yang ada. Keluar dari inti masalah atau membawa masalah lama hanya akan membuat bingung dan membuang waktu.

  • Say Less

Diam lebih baik saat emosi meningkat, tertekan atau lelah. Karena pada kondisi tersebut seringkali kita berbicara sesuatu yang bukan kita maksud.

  • Say it with Tact

Usahakan berkomentar dengan jelas dan netral tanpa menyalahkan, sok tahu, sarkastik atau mengecam.

 

  1. Listen Attentively
  • Listen with Empathy

Cobalah memahami dari sudut pandang lawan bicara meskipun itu tidak mudah.

  • Listen without Interrupting

Terkadang perlu untuk berhenti bicara atau menyela dan hanya fokus mendengar. Singkirkan semua gangguan baik mental maupun fisik.

  • Receive Criticism Successfully

Singkirkan semua ketakutan dan kemarahan saat menerima kritikan.

  • Accept what is said without Giving Advice

Kadang kita menganggap apa yang dibicarakan salah dan kita perlu memberikan nasehat apa yang seharusnya dilakukan. Namun kita harus paham waktu yang tepat saat melakukannya.

 

  1. Respond Accurately
  • Get All the Facts

Dengarkan dengan seksama sampai Anda mengerti yang dibicarakan dan tanyakan jika ada yang belum jelas. Namun jangan bertanya terlalu banyak karena akan mengganggu dan Anda terlihat tidak memperhatikan pembicaraan.

  • Check Your Interpretations

Tujuan dari komunikasi adalah pemahaman yang sama. Penting untuk mengecek kepada lawan bicara apa yang Anda dengar sesuai dengan apa yang mereka maksud.

  • Be Honest

Mengakui dan menerima apa yang lawan bicara sampaikan bukan berarti Anda setuju dengan mereka.

  • Listen to Yourself

Dengarkan apa yang Anda bicarakan. Apakah Anda memiliki kebiasaan positif atau negative? Bagaimana nada bicara Anda? Gaya bicara dengan nada tingga akan membuat lawan bicara memberikan respon membela diri.

 

Meskipun terkadang kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan namun yang terpenting adalah kita tidak membangun kebencian.

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.