Strategi E – Marketing

Strategi E – Marketing

 

Digital Branding Indonesia – Pemasaran atau marketing sudah dikenal manusia sejak jaman dulu. Mulai dari pemasaran dengan konsep kuno hingga sekarang berkembang menjadi e-marketing yang merupakan produk dari pertemuan antara teknologi komunikasi modern dan prinsip-prinsip pemasaran kuno.

 

Sebenarnya e-marketing itu apa?

E-marketing adalah salah satu komponen dalam e-commerce dengan kepentingan khusus oleh marketer, yakni strategi proses pembuatan, pendistribusian, promosi, dan penetapan harga barang dan jasa kepada pangsa pasar internet atau melalui peralatan digital lain  (Boone dan Kurtz, 2005).

 

E-marketing menyediakan bisnis dengan akses ke pasar massal dengan harga yang terjangkau dan memungkinkan mereka untuk melakukan pendekatan pemasaran pribadi. Sifat fleksibel dan hemat biaya dari e-marketing membuatnya sangat cocok untuk usaha kecil dan pemula.

 

Dalam perencanaan pemasaran (marketing plan), Paul Smith memperkenalkan metode SOSTAC yang diakui beberapa pihak merupakan metode perencanaan pemasaran yang mudah dipahami dan dijalankan perusahaan.

 

1.Situation analysis.

Pada tahap awal ini dilakukan dalam menyusun perencanaan pembangunan e-marketing dengan melakukan analisis kondisi atau tingkat keefektifan dari aktivitas marketing dan mengumpulkan informasi mengenai keadaan internal dan eksternal perusahaan sehingga  tahu konsisi perusahaan di dalam marketlace. Misalnya  dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats) terhadap customer atau lingkungan sekitar perusahaan.

 

2.Objectivities

Tujuan mengarahkan perusahaan supaya fokus hanya pada hal-hal yang ingin dicapai  agar lebih terarah dalam melaksanakan perencanaan dan memudahkan perusahaan dalam proses evaluasi untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam mencapai tujuan.

 

3.Strategy formulation.

Menentukan bagaimana strategi dapat beradaptasi dengan lingkungan dan diarahkan  untuk mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

 

4.Tactics

Taktik adalah penjabaran detail dari langkah-langkah atau tahap-tahap yang akan dilakukan untuk pelaksanaan sebuah strategi yang akan digunakan guna mencapai tujuan.

 

5.Action

Pada tahap ini dapat dibuat suatu jadwal kerja dalam bentuk flow chart atau yang lainnya untuk membuat perencanaan budget, alokasi sumber daya secara detail, membuat risk management plan, dll. Urut-urutan untuk menjalankan e-marketing tersebut. Mulai dari awal hingga tercapainya iklan ke customer

 

6.Control

Control adalah memonitor, meganalisa dan mengevaluasi secara berkala apakah fungsi marketing yang telah diterapkan perusahaan sudah berhasil mencapai tujuan atau belum. Jika belum, kesalahan apa saja yang mungkin menghambat dan bagaimanakah cara untuk memperbaikinya.

 

Ada banyak kelebihan dan keuntungan yang diberikan dengan adanya penggunaan E-marketing bagi perusahaan, diantaranya :

  1. Tidak terbatas dengan waktu karena bisa diakses 24 jam.
  2. Menjangkau pasar yang lebih luas bahkan sampai ke manca negara.
  3. Mengurangi biaya pemasaran karena tidak perlu membuat outlet secara fisik, tidak perlu brosur, spanduk, dan sebagainya.
  4. Memudahkah pelaku usaha untuk menjalin hubungan dengan konsumen melalui komunikasi interaktif dengan memanfaatkan ruang diskusi chatting atau
  5. Strategi pemasaran lewat internet bisa memberikan nilai lebih dalam menghadapi persaingan.

 

Dan demi mengikuti arus perkembangan pemasaran tersebut, perusahaan harus ikut menyesuaikan bagaimana calon konsumen menggunakan internet. Namun harus diperhatikan juga faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan strategi pemasaran yang digunakan, misalnya keamanan transaksi, keamanan privasi, perkembangan teknologi dan lain-lain.

 

 

 

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.