Meraih Kepercayaan Customer Di Era Digital Branding

Digital Branding Indonesia – Dewasa ini dunia marketing telah banyak berubah sebagaimana ARUS KOMUNIKASI yang begitu cepat dan tanpa batas, menandai era kecanggihan teknologi dan komunikasi serta PERSAINGAN yang makin kompetitif dan ketat dimana Pasar yang makin terbuka, ditandai oleh gaung penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN di akhir tahun 2015. Selain itu juga dengan penetrasi internet yang sudah mencapai lebih dari 61 juta orang Indonesia saat ini sudah mengakses internet, sehingga angka ini tentunya merupakan angka yang seharusnya cukup menggiurkan bagi para marketers untuk menjadikan ranah digital sebagai channel alternatif untuk melakukan activitas pemasaran serta sebagai ajang untuk meraih kepercayaan customer.

 

Apa itu Digital Branding ?

Dulu mungkin kita masih bisa menggunakan peran dana besar dalam melakukan marketing product / brand. Hanya dengan menyewa sebuah agency periklanan dan mereka akan memberikan ide untuk mengkomunikasikan sebuah ‘unique value proposition’ dan membuat awareness serta demand produk anda melalui kanal masa media seperti TV. Kita hanya perlu memberitahu konsumen dimana mereka dapat membeli produk kita, ketika mereka tertarik dengan iklan kita (misal di toko swalayan). Marketing jenis ini lebih bersifat ‘outbound’ yang berarti kita memasarkan produk kita ke arah customer.

Saat ini customer sudah semakin ter-edukasi dan semakin banyak informasi yang dimiliki oleh customer dalam memilih suatu brand/product. Seiring dengan banyaknya informasi, di saat yang sama pilihan customer juga semakin banyak yang artinya customer akan sangat sulit memilih informasi yang mereka terima. Customer tidak bisa memproses semua informasi tersebut! Mereka akan mengabaikan iklan anda apabila mereka merasa tidak membutuhkan produk anda.

Digital Branding sebagai sebuah tools mempunyai banyak kanal marketing seperti social media, website dan search engine marketing, dimana hal tersebut bersifat ‘inbound’ karena keinginan akan informasi product akan datang dari konsumen itu sendiri. Dengan marketing yang bersifat ‘inbound’, kemungkinan konversi customer terhadap brand atau product yang ditawarkan akan lebih besar karena relatif akan lebih relevan dengan kebutuhan konsumen dibandingkan dengan metode ‘outbound’. @jj

Jadi, apakah Anda sudah tertarik untuk menggunakan digital Branding?

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.