Rumah Asyam - Menjadi Entrepreneur, Ini Yang Harus Dirancang Terlebih Dahulu

Menjadi Entrepreneur, Ini Yang Harus Dirancang Terlebih Dahulu

Menjadi Entrepreneur, Ini Yang Harus Dirancang Terlebih Dahulu

Rumah Asyam – Memulai bisnis memanglah bukan hal yang mudah. Namun demikian, banyak dari kita yang sudah kesemsem duluan menjadi businessman yang sukses. Terus ngabayangin punya anak buah, duduk santai dibelakang bangku tertinggi, tinggal managerial dan jalan-jalan. Katanya sih bisnisnya jalan kitanya bisa jalan-jalan. Sungguh mengejutkan, ternyata semua itu hanyalah mimpi…..

Betapa banyak yang menginginkan kesuksesan dari aktifitas bisnis, namun tatkala dihadapkan langsung dengan bisnis yang begitu real di depan mata kita, mulai muncul satu-satu problematika yang mau tidak mau harus dihadapi dengan segera. Ya Segera….!!!

Dari pada memikirkan itu semua, alangkah lebih baiknya kita bangun terlebih dahulu beberapa hal berikut ini. Mari kita simak….

Hal yang paling mendasar untuk menjadi seorang entrepreneur adalah membangun mindset terlebih dahulu, hal ini penting lho , jika tidak dilakukan maka siap-siap angkat koper untuk menjadi pegawai lagi. Ups…

Karena dengan mindset sederhana tersebut anda bisa memikirkan segala bentuk konsekuensinya. Menikmati prosesnya dan yang penting gak ngoyo kalau entrepreneur itu kudu sukses (tapi gak tahu cara untuk menggapainya). Jadi ngerti kalo nantinya ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ekspetasi atau jika produk yang dijual itu ternyata laku keras, gak cuma laku karena lagi in saja, 1 tahun kemudian hanyut ditelan banjir. Intinya apa sih yang melatar belakangi kita sehingga memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur ???

Terkadang mindset yang begitu sederhana ini terlewatkan begitu saja hanya karena punya modal, ada produk terus jualan deh. Hebatnya lagi, pas ditengah jalan ketemu sama “kuntilanak” beneran langsung kabur lantaran enggak tau apa yang harus diperbuatnya saat itu. Habis deh modal sama produk yang tadinya mau dipasarkan jadi ludes karena mental yang belum siap menerima “keadaan”.

Sobat, jangan begitu ya…..
Ahmad Husein Fauzi

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.