Jenis-Jenis Tagline

Jenis-Jenis Tagline

 

Digital Barnding Indonesia – Eric Swartzm, seorang penulis dan ahli brand tagline mendefinisikan tagline sebagai “susunan kata yang ringkas (biasanya tidak lebih dari 7 kata), diletakkan mendampingi logo dan mengandung pesan brand yang kuat ditujukan kepada audience tertentu”.

 

Tagline adalah alat pemasaran yang kuat untuk memotivasi pelanggan mendukung sebuah merek dan harus dapat langsung dikenali oleh konsumen.

 

Di dalam buku berjudul “Mendesain Logo” yang dikeluarkan Tim Desain Grafis Indonesia (DGI), disebutkan beberapa jenis-jenis tagline berdasarkan sifatnya:

1. DESCRIPTIVE

Menerangkan produk / servis / janji brand. Contohnya:

  • Hemaviton “Stamina Plus”.
  • TEBS “Tea With Soda”.

 

2. SPECIFIC

Memposisikan dirinya sebagai yang terunggul dibidangnya. Contoh:

  • Apapun makanannya, minumnya TEH BOTOL SOSRO.
  • Permen wangi ya RELAXA.

 

3. SUPERLATIVE

Memposisikan dirinya sebagai yang paling unggul. Contoh:

  • YAMAHA “Semakin di Depan”.
  • KAPAL API “Jelas Lebih Enak”.

 

4. IMPERATIVE

Menyuruh / menggambarkan suatu aksi, biasa diawali dengan kata kerja. Contoh:

  • Santai, ada SANKEN.
  • PEGADAIAN “Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah”.

 

5. PROVOCATIVE

Mengajak / menantang / memancing logika atau emosi, seringkali berupa kalimat tanya. Contoh:

  • Oli Anda TOP ONE Juga Kan?
  • Orang Pintar Minum TOLAK ANGIN.

 

Jadi tagline seperti apa yang yang cocok dengan produk kita?

 

 

 

[indra armyanto / dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.