Etika Komunikasi Tidak Langsung

Etika Komunikasi Tidak Langsung

 

Digital Branding Indonesia – Dalam berhubungan dengan orang lain baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis, kita mengenal 2 macam komunikasi, yakni komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung.

 

Pada kesempatan ini, akan dibahas mengenai etika dalam komunikasi tidak langsung. Namun, apa sebernarnya komunikasi tidak langsung itu?

 

Komunikasi tidak langsung merupakan proses dari suatu komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung atau memerlukan bantuan alat komunikasi yang fungsinya sebagai media komunikasi agar pesan sampai kepada komunikan.

 

Perkembangan teknologi memberikan kemudahan untuk berkomunikasi dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun. Namun dengan kemudahan tersebut, terkadang kita membuat kesalahan yang merugikan reputasi.

 

Berikut adalah etika dalam komunikasi tidak langsung dengan berbagai media yang dikutip dari buku “The Essential of Business Etiquette” karangan Barbara Pachter.

 

  1. Telepon
  • Hati-hati dengan volume suara. Jika tidak dikontrol dengan baik akan dapat menyebabkan kesalahan persepsi.
  • Jangan menjawab telepon saat bertemu dengan orang lain. Jika Anda menjawab telepon, Anda dapat dianggap kurang menghormati orang yang sedang ditemui.
  • Jangan meletakkan telepon genggam di meja ketika bertemu dengan orang lain.
  • Biarkan orang yang Anda telepon tahu saat Anda menyalakan speakerphone.

 

2. Email

  • Gunakan alamat email yang terlihat professional.
  • Bijak menggunakan tanda seru kecuali untuk hal-hal yang menggembirakan.
  • Berpikir dua kali sebelum mengirim “Reply All” karena tidak semua orang perlu dengan pesan yang akan dikirim.
  • Hati-hati saat mengirim pesan humor. Karena terkadang berbeda persepsi saat diungkapkan langsung atau lewat tulisan.

 

  1. Pesan (misal SMS, WA, BBM dan Telegram).
  • Hati-hati dengan singkatan. Jangan gunakan singkatan untuk pesan formal.
  • Jangan merubah tempat pertemuan melalui pesan karena mungkin orang yang akan Anda temui tidak selalu mengecek pesan.

 

  1. Instant Messaging (IM).
  • Anda harus tahu orang yang dituju. Jangan menggunakan IM saat mengirim pesan kepada orang yang belum pernah Anda temui secara langsung.
  • Gunakan percakapan singkat.
  • Jangan mengirimkan berita tidak baik melalui IM. IM terlihat terlalu santai untuk digunakan pada pembicaraan yang penting.

 

5. Skype.

  • Lihat pada kamera saat berbicara sehingga Anda terlihat seperti sedang kontak mata. Jika melihat ke layar computer maka Anda akan terlihat sedang menunduk.
  • Jangan bergerak terlalu banyak.

 

Jadi jagalah selalu etika komunikasi Anda. Karena bagaimana Anda berkomunikasi dengan orang lain akan mempengaruhi cara mereka menggambarkan Anda.

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.