Efek Positif Iklan Bagi Konsumen

Efek Positif Iklan Bagi Konsumen

 

Digital Branding Indonesia – Tidak bisa dipungkiri bahwa iklan sering membantu perusahaan meningkatkan pendapatan Efek iklan lebih dari sekedar memberitahu seseorang mengapa mereka harus membeli produk perusahaan Anda. Iklan terkait erat dengan psikologi, dan kampanye pemasaran yang baik akan melibatkan konsumen di berbagai level. Alih-alih hanya melakukan penjualan, iklan lebih sering membentuk hubungan jangka panjang antara konsumen dan merek perusahaan.

 

Jadi, apa saja efek positif iklan bagi konsumen?

 

Perubahan Emosional dalam Diri Konsumen

John B. Watson, tokoh penting dalam pengembangan konsep behaviorisme, percaya bahwa iklan yang efektif menarik tiga emosi paling mendasar dari manusia, yakni cinta, ketakutan, dan amarah. Sebuah iklan menghasilkan lebih dari satu minat dalam suatu produk. Iklan untuk mobil sport, misalnya, harus mengakses kecintaan pemirsa terhadap perjalanan di alam terbuka. Sementara, iklan untuk mobil minivan,  dapat menarik keinginan konsumen untuk menjaga keselamatan anak-anak mereka.

 

Menciptakan Hubungan yang Positif

Dr. Art Markman, yang menulis untuk Psychology Today, menegaskan bahwa para pemasar menggunakan perasaan positif manusia pada suatu produk atau perusahaan untuk menciptakan perasaan positif bagi orang lain. Perusahaan minuman ringan sering membayar selebritis populer untuk menjadi brand ambassador untuk merek mereka. Ketika seorang konsumen melihat selebriti favorit mereka meminum minuman tersebut, kekaguman yang mereka miliki menyebabkan mereka juga tertarik untuk mencoba minuman tersebut.

 

Efek Fisik

Melihat gambar sering mengundang reaksi fisik pada seseorang. Dalam sebuah artikel untuk American Psychological Association’s Monitor on Psychology, Rebecca A. Clay menunjukkan banyak penelitian yang menegaskan bahwa gambar iklan dapat menurunkan denyut jantung pemirsa dan mengarahkan mata pemirsa ke arah tertentu. Pemasar mencoba memanfaatkan efek ini untuk menginspirasi reaksi tertentu dalam pemirsa.

 

Mendorong Konsumen Menghindari Produk Tertentu

Mungkin tampak aneh untuk mempertimbangkan bahwa ada pengiklan yang ingin mendorong segmen konsumen tertentu, untuk menghindari produk tertentu. Dr Lars Perner, Asisten Profesor Pemasaran Klinis di USA, memberikan contoh kasus obat jerawat yang menyebabkan cacat lahir pada wanita hamil. Sehingga perusahaan obat jerawat wajib memasukkan gambar yang tidak menyenangkan ke iklan tentang efek samping penggunaan obat bagi wanita hamiln untuk mencegah wanita hamil menggunakan obat tersebut. Selain itu, pendekatan ini dapat bermanfaat bagi perusahaan, karena dapat mencegah publisitas yang lebih buruk di masa depan.

 

Ingin memperkuat strategi digital marketing perusahaan Anda?

Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk Anda.

 

(Diolah dari berbagai sumber)

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.