Dasar-Dasar Visual Brand

Dasar-Dasar Visual Brand

 

Digital Branding Indonesia – Kunci untuk menggunakan brand yang bertahan lama adalah memiliki identitas visual yang baik dari awal. Saat merancang logo, memilih warna dan font, serta pesan yang ingin digambarkan brand, ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab:

·         Siapa klien Anda?

·         Dimana mereka menghabiskan waktu?

·         Untuk apa mereka mengeluarkan uang?

 

Dengan mengacu pada pertimbangan di atas akan membantu Anda menciptakan brand yang sempurna serta menjaga nilai-nilai yang dibangunnya. Ingatlah bahwa jika brand bisa memahami dan selaras dengan harapan pelanggan, maka semua tujuan perusahaan akan sukses.

 

Dan berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat visual brand dikutip dari laman Visme.co:

1.    Logo
Saat menentukan logo dan variasinya, pastikan setiap detilnya berkesan
, menarik, mudah diingat namun tidak terlalu trendi. Diperlukan logo utama yang digunakan disemua media. Logo dan variasinya harus dapat bertahan tanpa perubahan selama beberapa tahun jika tidak bisa selamanya. Rebrand mungkin diperlukan suatu saat nanti, mengikuti perkembangan jaman dan pelanggan Anda.

 

2.    Font dan Typography

Pilihan huruf dan tipografi tidak perlu terlalu rumit. Jika logo menyertakan font baru, tidak perlu digunakan di seluruh materi pemasaran karena selain mungkin mengurangi pesan juga membosankan. Pilih kombinasi font yang akan bertahan lama meskipun mode berganti-ganti.

 

3.    Fotografi dan Visual

Brand tidak hanya membutuhkan logo, skema font dan palet warna tetapi juga membutuhkan visual, misalnya latar belakang, tekstur, ikon, elemen pelengkap dan fotografi. Diperlukan versi digital dari semua jenis visual brand untuk merancang grafis, brosur, laman situs web, infografis, dll. Latar belakang, konten dan foto harus mengikuti palet warna yang disepakati.

 

4.    Warna
Saat menentukan skema warna brand, penting untuk mempertimbangkan psikologi warna. Setiap warna memiliki nilai emosional yang berbeda, sehingga Anda harus jeli memilih warna brand yang tepat untuk mempengaruhi klien secara emosional.

 

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

 

 

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.