Cara Mempengaruhi Dan Membujuk Konsumen

Cara Mempengaruhi Dan Membujuk Konsumen

 

Digital Branding Indonesia – Apa yang membuat kita mengatakan “Ya” saat ditawari produk/jasa? Tentu karena ada sesuatu yang membuat kita tertarik dan yakin dengan apa yang disampaikan oleh penjual.

 

Keberhasilan kegiatan pemasaran terletak pada hasil akhir dimana konsumen membeli dan merasa puas dengan produk yang ditawarkan. Berbagai cara mempengaruhi dan membujuk konsumen dilakukan agar proses pemasaran dapat selaras dengan tujuan. Untuk mempengaruhi konsumen sampai ke taraf membeli suatu barang atau jasa yang ditawarkan bukanlah hal mudah, perlu adanya teknik komunikasi dan pemahaman mengenai konsumen .

 

Sebagai penjual harus mengetahui faktor-faktor yang menggerakkan konsumen untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Keputusan konsumen dipengaruhi oleh 2 faktor :

  1. Faktor eksternal, diantaranya: keluarga, budaya dimana konsumen tersebut tinggal, taraf sosial dan kelompok.
  2. Faktor Internal, diantaranya: sifat, kepribadian dan pengalaman belajar dan keyakinan

 
Dalam teknik pemasaran dibutuhkan keahlian penjual dalam melakukan komunikasi yang persuasif dan komunikatif.

Berikut beberapa cara mempengaruhi konsumen :

  1. Teknik Pendekatan Stimulus Respon

Adalah teknik menyampaikan ide dan pengetahuan mengenai produk yang ditawarkan kepada konsumen, agar konsumen menjadi tertarik sehingga mengambil keputusan membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

Contohnya dengan menyediakan tenaga penjual yang sudah diberikan pelatihan mengenai produk yang dijual, sehingga mereka dapat lancar menawarkan dan menjelaskan detail produk.

Selain itu dapat juga dengan membuat display barang di etalase yang menarik perhatian para pembeli untuk datang, melihat dan membelinya. Teknik ini membutuhkan kepiawaian dalam penggunaan cahaya, warna dan dekorasi ruangan.

  1. Teknik Pendekatan Humanistik

Teknik pendekatan ini lebih bersifat manusiawi, artinya keputusan konsumen untuk membeli atau tidak diserahkan sepenuhnya kepada konsumen. Dalam teknik ini tenaga penjual hanya menjelaskan mengenai produk dengan menyampaikan manfaat, keuntungan, kelebihan dan kelemahan produk tersebut.

  1. Teknik pendekatan campuran

Teknik ini dengan cara menggabungkan kedua teknik stimulus respon dengan humanistic, teknik ini lebih memungkinkan untuk mempengaruhi konsumen sebab selain lebih humanis (ramah dan tidak kaku) juga disertai dengan pengetahuan mengenai produk yang ditawarkan sehingga konsumen dapat lebih percaya dan termotivasi untuk membelinya.

  1. Teknik pendekatan dengan komunikasi persuasif

Teknik komunikasi persuasif ialah cara dimana penjual dapat meyakinkan konsumen. Dengan menggunakan tekhnik ini penjual dapat mengatasi keragu-raguan pada diri konsumen.

 

Cara persuasif dapat dilakukan dengan merujuk pada fase AIDDA yaitu:

  1. Attention adalah tahapan dimana penjual harus memberitahukan terlebih dahulu mengenai barang atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen.
  2. Interest adalah suatu teknik yang dilakukan pada waktu berkomunikasi yaitu dengan menggunakan gimmick atau citra yang menarik sambil menyebutkan kegunaan dan keuntungan jika menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.
  3. Desire adalah tahapan dimana penjual harus mampu mengeluarkan hasrat pembeli, yaitu dengan cara menggunakan suatu daya tarik ke perasaan yang dapat ditangkap oleh calon pembeli.
  4. Decision adalah tahap memberikan pillihan dan kebebasan kepada calon konsumen, caranya dengan memberikan alternatif barang atau jasa lainnya yang kurang sepadan dengan barang atau jasa yang ditawarkan sehingga calon konsumen akan menentukan pilihannya kepada apa yang sudah ditawarkan oleh penjual.
  5. Action adalah tahap terakhir dimana calon konsumen sudah terpengaruh sehingga membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

 

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa cara mempengaruhi konsumen bisa sukses dengan menggunakan teknik yang tepat saat menawarkan barang atau jasa kepada calon konsumen. Selain itu, diperlukan pengetahuan dan pemahaman mengenai kondisi konsumen yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan saat membeli suatu barang atau pelayanan jasa yang Anda tawarkan.

 

 

[indra armyanto / dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.