Bagaimana Cara Mengembangkan Strategi Brand?

Bagaimana Cara Mengembangkan Strategi Brand?

 

Digital Branding Indonesia – Mengembangkan strategi brand dapat menjadi salah satu langkah yang paling sulit dalam proses perencanaan pemasaran. Seringkali elemen yang menjadi tantangan terbesar dalam bisnis adalah menciptakan identitas perusahaan. Identitas brand akan berulang kali dikomunikasikan, dalam berbagai cara dengan frekuensi dan konsistensi sepanjang hidup perusahaan.

 

Strategi brand mengidentifikasi tiga komponen inti dari bisnis, yang kemudian dapat digunakan sebagai blue print untuk mengembangkan strategi dan taktik pemasaran perusahaan. Tiga komponen inti tersebut meliputi:

  • Tujuan: Bisnis harus memiliki tujuan yang fungsional dan nyata.
  • Konsistensi: Tanpa konsistensi, bisnis akan berjuang untuk bertahan hidup.
  • Emosi: Emosi adalah hal yang membantu pelanggan terhubung dengan perusahaan. Strategi brand membantu mengembangkan emosi itu.

 

Untuk memulai pengembangan strategi brand, perusahaan harus memiliki pemahaman tentang empat komponen pemasaran berikut:

  • Pelanggan Target Utama dan / atau Klien
  • Kompetisi
  • Campuran Produk dan Layanan
  • Proposisi Penjualan Unik

 

Dengan mengidentifikasi komponen-komponen ini dari rencana pemasaran, perusahaan memiliki dasar untuk menyusun strategi brand. Proses branding yang efektif menciptakan identitas unik yang membedakan perusahaan dari kompetitor.

 

Berikut ini adalah 7 langkah untuk menciptakan strategi brand :

  1. Mengapa Pencitraan Brand Penting

Brand yang kuat sangat berharga dalam persaingan memperebutkan pelanggan. Sangat penting untuk meneliti, mendefinisikan, dan membangun brand. Karena brand adalah janji bagi konsumen.

 

  1. Cara Menentukan Brand

Dengan mendefinisikan brand, perusahaan menciptakan fondasi yang menjadi landasan semua komponen lainnya. Definisi brand berfungsi sebagai alat pengukur perusahaan dalam mengevaluasi semua materi dan strategi pemasaran

 

  1. Menentukan Tujuan Brand

Manajemen brand yang efektif adalah definisi yang jelas dari audiens dan tujuan yang perlu dicapai oleh brand. Tanyakan apa yang ingin brand lakukan untuk perusahaan? Dan apa yang ingin orang lain ketahui dan katakan tentang produk atau layanan perusahaan?

 

  1. Fokus pada Target Audiens

Kekuatan brand bergantung pada kemampuan untuk fokus. Itulah mengapa mendefinisikan target pasar akan membantu memperkuat keefektifan brand. Kuncinya adalah mengetahui siapa target pasar Anda. Nilailah target audiens dengan bertanya tentang :

  • Berapa umur mereka?
  • Berapa kisaran pendapatan mereka?
  • Apa pekerjaan mereka?
  • Apa kepentingan lain yang mereka miliki?

 

  1. Menemukan dan Menghancurkan Kendala Brand

Ketika membuat strategi brand untuk suatu produk atau layanan, penting untuk melakukan analisis yang cermat untuk menemukan hambatan yang mungkin ditemui. Hambatan ini juga dikenal sebagai kondisi pasar.

 

  1. Kemasan Merek dan Identitas

Branding adalah semua tentang penampilan kemasan perusahaan. Apa citra perusahaan Anda yang tergambar di pasar? Jika kemasan Anda tidak secara unik mewakili bisnis Anda, ubah kemasan Anda.

 

Branding sering dianggap tidak penting bagi eksekutif tingkat atas karena seringkali sulit bagi mereka untuk melihat manfaat nyata. Tanpa strategi brand, akan sangat membahayakan perusahaan, bahkan untuk perusahaan kecil sekalipun. Tanpa brand, bisnis tidak memiliki tujuan yang teridentifikasi. Dan tanpa tujuan, bisnis tidak bisa menang dari kompetisi.

 

Ingin memperkuat brand Anda? Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk Anda.

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.