Bagaimana Cara Memperkuat Internal Branding?

Bagaimana Cara Memperkuat Internal Branding?

 

Digital Branding Indonesia – Internal branding adalah proses berkelanjutan dimana perusahaan memastikan karyawannya memahami ‘siapa’ dan ‘mengapa’ di balik keberlangsungan perusahaan (Businessweek). Internal branding jarang mendapat perhatian dari eksternal branding, namun memainkan peran penting dalam kesuksesan perusahaan.

 

Internal branding internal dapat membantu perusahaan menerjemahkan elemen brand ke dalam perilaku karyawan secara nyata. Jika dilakukan dengan benar, ini akan menciptakan siklus yang baik. Dimana karyawan yang menyukai brand perusahaan akan mengkomunikasikan brand tersebut kepada mitra dan konsumen, sehingga memperkuat brand dan meningkatkan penjualan.

 

Internal Branding dapat dilakukan melalui beberapa tahap berikut :

  • Mulailah dengan Karyawan Perusahaan

Pemasaran dimulai dari dalam ke luar. Apakah karyawan percaya pada produk dan layanan yang ditawarkan? Apakah mereka memahami visi dan misi brand? Penting agar karyawan diberi tahu dan terlibat dalam inisiatif dan strategi baru yang sedang berlangsung di perusahaan untuk mendukung usaha pemasaran.

 

  • Sinkronisasikan Kepribadian, Nilai, dan Budaya Perusahaan

Tim pemasaran harus bekerja sama dengan tim sumber daya manusia untuk memastikan bahwa nilai umum perusahaan selaras, baik secara internal maupun eksternal. Bukan hanya bagaimana staf berhubungan dengan target pasar, tapi juga bagaimana mereka bekerja sama satu sama lain.

 

  • Libatkan Karyawan dalam Memperkuat Brand

Sejajarkan kriteria perusahaan untuk merekrut dan memberi penghargaan kepada karyawan dengan kriteria nilai brand. Carilah keterampilan dan bakat yang tepat yang akan mewakili nilai brand secara efektif. Buat mereka percaya. Bila orang percaya akan produk atau layanan, mereka menjadi lebih antusias untuk menjualnya.

 

  • Memperkuat dan Mengulang Penjelasan Nilai dan Kepribadian Brand

Gunakan komunikasi internal perusahaan untuk memperkuat dan menjelaskan nilai dan kepribadian yang mencerminkan brand. Lakukan pengulangan secara konsisten sehingga masuk ke dalam alam bawah sadarnya dan menjadi kebiasaan.

 

  • Hasil akhir

Karyawan bertemu, menyapa, dan membantu konsumen dengan berbagai cara dan sesuai dengan gaya dan kepribadian mereka setiap saat. Mereka adalah wajah brand perusahaan. Libatkan karyawan sejak awal dan dorong untuk memberi masukan secara individu. Siapa yang lebih tahu konsumen lebih baik daripada mereka? Dengan melakukan ini, perusahaan tidak hanya mendapat dukungan dari karyawan tapi bahkan mendapatkan wawasan dan gagasan yang mungkin tidak dpertimbangkan perusahaan.

 

Karyawan adalah salah satu aset terbesar perusahaan, jadi libatkan mereka dalam setiap langkah perusahaan. Jangan abaikan mereka. Berikan penghargaan pada setiap prestasinya.

 

Ingin membangun brand yang kuat baik internal maupun eksternal perusahaan? Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan rekomendasi yang tepat untuk perusahaan Anda.

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.