Bagaimana Brand Dapat Mempengaruhi Pembelian Konsumen?

Bagaimana Brand Dapat Mempengaruhi Pembelian Konsumen?

 

Digital Branding Indonesia – Perusahaan tidak hanya ingin memberikan alasan kepada konsumen untuk membeli produknya, tetapi  juga bagaimana agar mereka melakukan pembelian secara terus menerus. Perusahaan harus membangun brand sesuai dengan yang dijanjikan, dan ini tidak hanya berkaitan dengan kontennya saja. Ditambah lagi dengan perkembangan digital saat ini tentu membutuhkan lebih banyak waktu, tenaga dan uang untuk membangun brand.

 

Berikut adalah beberapa ide untuk membangun brand agar dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli :

  1. Bangun brand di semua jejaring sosial.

Saluran media sosial seperti Twitter dan Facebook memberikan akses mudah ke sejumlah pengguna. Dulu, banyak bisnis modern mengabaikan saluran-saluran ini karena tidak terlihat menguntungkan dibandingkan iklan tradisional. Padahal dengan mempertimbangkan jumlah pengguna yang dimiliki jaringan media sosial, dan keterkaitan yang beragam antara pengguna yang berbeda, maka perusahaan akan dapat menarik calon konsumen yang sangat besar. Terlibat dalam percakapan sosial online dengan akun bisnis memberikan rasa personal kepada perusahaan. Inilah yang menarik pelanggan, karena mereka lebih suka membeli dari seseorang daripada perusahaan.

 

  1. Rangkul Generasi Milenium

Milenium adalah salah satu konsumen informasi terbesar di internet, namun hampir tidak mungkin diraih dengan cara pemasaran tradisional. Bagaimana cara mereka menggunakan informasi sering menyulitkan perusahaan untuk menanamkan citra positif akan brand. Mereka sangat sinis ketika berhadapan dengan branding. Generasi millennium cenderung menghargai periklanan jujur ​​dan cerdas. Mereka waspada terhadap segala upaya untuk mendapatkan keuntungan melalui janji iklan. Ketika membangun brand berdasarkan demografi ini, perusahaan harus membuat konten iklan berdasarkan fakta dan memasukkan hal-hal seperti gambar yang bertentangan dengan teks untuk menarik perhatian Milenial secara cepat. Dengan memanfaatkan demografi yang paling sulit dijangkau di media sosial, Anda dapat meningkatkan pengaruh brand berkali-kali.

 

  1. Jangan Abaikan Pelanggan Offline

Ketikan fokus pada strategi pemasaran brand, perusahaan terkadang mengabaikan konsumen offline yang dimiliki. Perusahaan juga perlu membangun konten untuk konsumen ini karena mereka mewakili demografi berbeda yang membeli produknya.

 

Kunci yang dapat menghancurkan upaya branding perusahaan adalah dengan mengabaikan keterlibatan konsumen, baik offline maupun online. Perusahaan perlu memahami hubungan emosional yang dibuat konsumen dengan brand. Setelah itu baru perusahaan dapat mengikat hubungan emosional dengan konsumen.  

 

Anda ingin memperkuat brand perusahaan?

Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk perusahaan Anda.

 

[Dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.