Apakah Nama Perusahaan Anda Sudah Tepat?

Apakah Nama Perusahaan Anda Sudah Tepat?

 

Digital Branding Indonesia – Pemberian nama perusahaan bisa menjadi titik mendasar apakah perusahaan Anda akan mudah diingat dan diterima pasar. Penamaan terkadang bukan proses yang mudah, tetapi selalu bersifat emosional. Ketika seni dan sains bertemu, perasaan yang kuat juga terjadi. Itulah mengapa terkadang sulit untuk mengevaluasi nama perusahaan selain dari emosi.

 

Dikutip dari situs The Brand Consultancy, berikut ini adalah daftar lima pertanyaan yang bisa dijadikan pertimbangan untuk menentukan nama perusahaan yang tepat :

 

  • Apakah namanya unik untuk pasar online dan offline?

Brand yang khas membutuhkan nama yang berbeda. Pastikan nama belum pernah dipakai oleh perusahaan lain, baik secara online maupun offline. Untuk pasar online, penting sekali mengetahui bahwa URL untuk nama perusahaan tersedia.

 

  • Apakah nama tersedia secara legal?

Tidak ada nama yang benar-benar bebas risiko, merek dagang, atau lainnya. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan awal melalui proses pencarian online dan offline menghindari kesamaan nama. Perusahaan  bisa mengajukan setidaknya 3-5 nama potensial untuk diberikan kepada dinas pemerintah terkait untuk diperiksa secara menyeluruh.

 

  • Apakah nama itu jelas diucapkan dan bisa dieja?

Jika orang-orang tidak dapat mengucapkan atau mengeja nama perusahaan, mereka mungkin tidak akan mengulanginya. Anda bisa mempertimbangkan nama-nama unik yang menggugah dibuat-buat, karena itu bisa menjadi yang paling khas. Perusahaan seperti Alliant, Aquent, Snapple, dan Oreo sukses dengan nama-nama semacam ini yang dibuat sederhana.

 

  • Akankah nama disetujui oleh semua pemangku kepentingan?

Beberapa nama lebih mudah diingat dan dijual daripada yang lain. Nama-nama ini biasanya adalah nama-nama deskriptif (pikirkan Toys R Us, E-Trade, dan Digital Equipment) karena mereka lebih mudah untuk diingat. Tetapi tidak peduli jenis nama apa pun, penting bahwa mayoritas pemangku kepentingan ingin terlibat di dalamnya. Jelaskan kepada mereka darimana nama itu berasal, apa artinya, dan bagaimana kaitannya dengan perusahaan.

 

  • Akankah nama menjadi bagian yang kuat dari keseluruhan strategi brand?

Nama bukan hanya nama tetapi juga aset pemasaran. Apakah nama perusahaan menggambarkan reputasi yang ingin dihasilkan? Nama harus dibuat dan terinspirasi dari tujuan dan sifat yang dimiliki oleh perusahaan. Jika tidak, bagaimana perusahaan bisa membuat nama yang dapat membantu memasarkan strategi brand secara keseluruhan? Nama tidak berdiri sendiri, jadi pastikan logo, tipografi, dan slogan perusahaan berperan dalam menjadikan nama menjadi bagian yang kuat dari brand untuk berkembang lebih pesat.

 

Ingin memperkuat strategi brand perusahaan Anda? Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk Anda.

 

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.