Analisa Swot Pada Brand Identity

Analisa Swot Pada Brand Identity

 

Digital Branding Indonesia – Saat membangun bisnis, salah satu fokus yang paling penting adalah menciptakan identitas merek (brand identity), yaitu apa perusahaan Anda dan apa yang ditawarkan kepada pelanggan. Terdengar cukup sederhana, tapi cukup rumit dalam pelaksanaannya. Ini adalah manifestasi dari nilai, tujuan dan misi perusahaan. Ini adalah pemicu emosi yang diinginkan agar dialami oleh pelanggan. Serta menjadi pemandu setiap keputusan yang dibuat, mulai dari desain estetika sampai nilai yang ingin ditanamkan kepada karyawan.

 

Untuk mendapatkan brand identity yang tepat ada beberapa metode yang dapat dipakai. Salah satunya adalah metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threats).

Berikut adalah penjelasan dari John Durham, CEO Catalyst SF mengenai hal tersebut.

  1. STRENGTH

Nilai kekuatan dari sisi perusahaan dan konsumen.

  • Keuntungan apa yang ditawarkan ke pelanggan?
  • Apa kelebihan perusahaan dibanding kompetitor?
  • Apa asset yang dimiliki perusahaan? (teknologi, gedung, modal, saluran distribusi, dll)
  • Apakah perusahaan memiliki akses ke pasar premium?
  • Apa perbedaan dan keunikan perusahaan dibanding competitor?

 

  1. WEAKNESS

Jujurlah dengan kelemahan perusahaan sehingga akan objektif pada bagaimana dan dimana kelemahan tersebut dapat diperbaiki.

  • Apakah pasar yang dimasuki sudah penuh?
  • Dimana kompetitor bisa mengalahkan?
  • Apa kekurangan perusahaan? (modal, asset, teknologi, tenaga ahli, karyawan, dll)
  • Apakah produk sudah berada di tempat terbaik untuk memasarkan produk dan layanan?

 

  1. OPPORTUNITY

Nilai kondisi pasar dan konsumen saat ini, dan cari celah lain yang lebih potensial untuk memasarkan produk dan layanan.

  • Adakah dukungan budaya pada produk dan layanan?
  • Apakah ada perubahan gaya hidup konsumen yang dapat dipengaruhi?
  • Apakah ada perubahan peraturan pemerintah yang memberikan ruang pada perusahaan?
  • Apa kesempatan jangka pendek dan panjang untuk tumbuh dan berkembang?

 

  1. THREATS

Nilai kondisi internal dan eksternal perusahaan yang dapat mengancam perkembangan perusahaan.

  • Apa ancaman yang dapat ditangani dalam persaingan?
  • Apa resiko yang mungkin muncul dari pertumbuhan perusahaan?
  • Apa kesalahan yang mungkin timbul dalam perusahaan?
  • Apa faktor eksternal yang dapat berdampak pada perusahaan? (peraturan pemerintah yang baru, budaya, pergantian teknologi, persaingan, dll).

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.