Alasan Konsumen Tidak Tertarik Dengan Produk Perusahaan

Alasan Konsumen Tidak Tertarik Dengan Produk Perusahaan

 

Digital Branding Indonesia – Apakah perusahaan menghabiskan waktu memasarkan produk tetapi masih tidak menjual sebanyak yang ditargetkan? Sebenarnya konsumen memiliki kebutuhan dan pilihan untuk membeli produk yang diinginkan. Jika pemasaran perusahaan tidak memenuhi persyaratan itu, maka mungkin itu menjadi alasan produk tidak terjual. Sebagai konsumen, mereka tidak hanya diyakinkan oleh harga suatu produk, tetapi juga oleh manfaat dan apa yang dapat dilakukan untuk mereka.

 

Jika perusahaan mengalami kesulitan dalam menjual produk, ada baiknya untuk memperhatikan alasan-alasan mengapa konsumen tidak membeli dan mengevaluasi bagaimana perusahaan bisa lebih baik dalam memasarkan produk dengan cara yang dapat mengubah konsumen menjadi pelanggan.

 

Berikut ini adalah alasan-alasan yang dapat diperhatikan :

  1. Konsumen tidak mengetahui produk perusahaan.

Konsumen tidak dapat membeli produk yang tidak mereka ketahui. Jika perusahaan sudah melakukan pemasaran, tetapi konsumen masih belum tahu tentang produk perusahaan, mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi mengapa produk tidak berfungsi. Apakah pasar sudah ditargetkan dengan tepat sesuai dengan pesan perusahaan? Apakah pesan menjangkau orang-orang yang memiliki minat terhadap produk perusahaan?

 

  1. Konsumen tidak mengerti manfaat dari produk perusahaan.

Konsumen tidak membeli produk hanya berdasarkan harga, teteapi juga berdasarkan manfaat yang dibawa oleh produk. Cobalah bertanya kepada pelanggan tentang apa manfaat produk perusahaan. Pemasaran harus dipusatkan pada manfaat produk agar konsumen tertarik untuk membelinya. Buat daftar tiga manfaat teratas dari produk dan gunakan dalam pesan pemasaran.

 

  1. Konsumen tidak merasa produk memiliki nilai yang dirasakan.

Konsumen tidak akan membeli produk yang mereka anggap tidak memiliki nilai. Mengapa pelanggan harus menghargai produk? Perusahaan dapat menggunakan manfaat produk untuk menciptakan nilai yang dirasakan untuk membantu meningkatkan penjualan produk. Jika pelanggan tidak dapat melihat nilai, mereka hanya akan melewatkan produk.

 

  1. Konsumen tidak melihat bagaimana produk memenuhi kebutuhan mereka.

Apakah konsumen tahu bagaimana produk dapat memenuhi kebutuhan mereka? Apakah itu membuat hidup mereka lebih mudah, menghemat waktu mereka, membuat mereka merasa lebih baik? Perusahaan harus memberi tahu konsumen bagaimana perusahaan dapat memenuhi kebutuhan mereka, jangan membuat mereka menebak atau memunculkan jawabannya sendiri. Berikan informasi tentang mengapa mereka membutuhkan produk perusahaan.

 

  1. Produk tidak dapat diakses oleh konsumen.

Konsumen tidak dapat membeli apa yang tidak tersedia bagi mereka. Jika mereka mendengar tentang produk tetapi tidak dapat diakses, lupakan saja. Konsumen ingin mudah mendapatkan dan menggunakan produk. Bagaimana perusahaan dapat membuat produk menjadi lebih mudah diakses oleh konsumen? Apakah harus meletakkannya di lokasi yang berbeda? Mendistribusikan produk secara berbeda? Atau mungkin menawarkan produk secara online. Evaluasi aksesibilitas produk dan lihat apakah perusahaan perlu melakukan perubahan.

 

Ingin meningkatan promosi produk perusahaan Anda? Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk Anda.

 

(Diolah dari berbagai sumber)

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.