Brand Equity

Brand Equity

 

Digital Branding Indonesia – Brand equity  adalah ungkapan yang digunakan dalam industri pemasaran yang menggambarkan nilai dari merek terkenal, berdasarkan gagasan bahwa merek terkenal dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan hanya dari pengenalan merek, yaitu dari produk dengan nama merek itu daripada dari produk dengan nama yang kurang dikenal, karena konsumen percaya bahwa produk dengan nama yang terkenal lebih baik daripada produk dengan nama yang kurang terkenal.

 

Brand Equity terbagi dalam dua perspektif yang berbeda, yakni :

  1. Psikologi Kognitif, dimana brand equity terletak pada kesadaran konsumen terhadap fitur dan hubungan dengan brand, yang mendorong persepsi.
  2. Brand yang kuat bekerja sebagai sinyal kualitas produk yang kredibel bagi pembeli dan menghasilkan harga premium sebagai bentuk penghargaan atas brand.

 

Elemen yang dapat dimasukkan dalam penilaian brand equity, diantaranya : perubahan pangsa pasar, margin keuntungan, pengakuan konsumen terhadap logo dan elemen visual lainnya, asosiasi brand persepsi konsumen tentang kualitas dan lainnya.

 

Pengetahuan konsumen tentang sebuah merek juga mengatur bagaimana produsen dan pemasang iklan memasarkan merek tersebut. Brand Equity diciptakan melalui investasi strategis di jalur komunikasi dan pendidikan pasar, pertumbuhan ekonomi dalam margin keuntungan, pangsa pasar, nilai prestise, dan hubungan dengan pelanggan.

 

Ekuitas merek sangat penting, namun terkenal sulit untuk dihitung. Banyak ahli telah mengembangkan alat untuk menganalisa aset ini, namun tidak ada cara yang disepakati untuk mengukurnya.

 

Brand equity kuantitatif mencakup nilai numerik seperti margin keuntungan dan pangsa pasar, namun gagal untuk menangkap elemen kualitatif seperti prestise dan asosiasi yang diminati.

 

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.