Brand Value

Brand Value

 

Digital Branding Indonesia – Brand value dapat menjadi asset paling berharga bagi perusahaan, namun banyak perusahaan yang tidak memperioritaskan pengembangan brand value sebagai bagian dari strategi yang penting.

 

Menurut Martin Bishop, Director of Brand Strategy for Landor, brand value diartikan sebagai perbedaan antara harapan konsumen pada harga untuk mendapatkan keuntungan brand dengan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menciptakan keuntungan tersebut.

 

Secara umum brand value datang dari persepsi konsumen secara fisik maupun psikologis. Persepsi tersebut berasal dari pengetahuan konsumen akan brand dan alternatif brand lain. Konsumen mengevaluasi harga, perbedaan dengan kompetitor dan keuntungan. Evaluasi ini akan berarah pada brand perseption dan brand expectations yang akurat, dapat diterima pasar dan berkelanjutan, dimana perusahaan seharusnya lebih tertarik pada strategi pertumbuhan jangka panjang dibanding jangka pendek.

 

Berdasarkan penelitian, penilaian konsumen akan produk dapat dibagi menjadi 2, yakni :

  • 80% penilaian berdasarkan aspek emosional. Brand membuat konsumen merasa ada ketertarikan dan keterikatan.
  • 20% penilaian berdasarkan aspek fisik. Brand melakukan apa yang konsumen harapkan.

 

Brand value bersifat sangat personal dan berbeda untuk masing-masing konsumen. Brand value tumbuh bersama brand loyalty yang akan berdampak pada brand advocacy dan pertumbuhan brand.

 

Contoh yang dapat dilihat adalah apa yang dilakukan Toyota untuk bertahan dan berkembang selama bertahun-tahun? Jawabannya mudah. Toyota paham siapa konsumennya. Perusahaan memberikan keuntungan akan brand dan pengalaman melalui sentuhan khusus, yang disajikan secara personal pada target konsumennya. Kualitas brand dan konsistensi adalah yang terpenting dan pengalaman konsumen merupakan penilaian utama. Konsumen loyal Toyota percaya bahwa Toyota akan selalu memenuhi kebutuhan dan harapan mereka.

 

Focus kepada konsumen seharusnya menjadi inti dari setiap brand, karena konsumenlah yang membangun brand, bukan perusahaan.

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

 

 

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.