Survei Pada Brand Loyalty

Survei Pada Brand Loyalty

 

Digital Branding Indonesia – Loyalitas merek (brand loyalty) berdasar pada kecenderungan pelanggan membeli kembali produk atau layanan Anda daripada pesaing Anda. Dan bukan hanya karena aksesibilitas produk. Pelanggan bersedia membayar harga yang lebih tinggi, meski produknya berkualitas lebih rendah dari pesaing. Menurut survei yang dilakukan IRI Worldwide sekitar 44% koresponden memilih setia pada merek yang mereka beli.

 

Salah satu cara yang efektif untuk mendapatkan gambaran tentang loyalitas merek adalah dengan survei. Selain itu dengan survei Anda dapat fokus pada kebutuhan audiens target serta membantu meningkatkan kualitas produk dan layanan.

 

Berikut adalah 5 poin yang dapat ditanyakan pada koresponden survei dikutip dari laman www.surveyanyplace.com.

 

  1. Trust

Anda perlu menggali hal-hal personal dari pelanggan untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. Namun penting untuk mengetahui bahwa audiens percaya bahwa data-data mereka tidak disalahgunakan.

Berikut beberapa pertanyaan :

  • Seberapa baik Anda mempercayai merek kami?
  • Apa yang bisa kita perbaiki untuk menjaga kepercayaan Anda?

 

  1. Customer Satisfaction.

Mengukur kepuasan pelanggan akan memberi Anda gambaran dasar untuk membangun strategi. Cari tahu apakah yang Anda lakukan dapat memenuhi atau bahkan melebihi harapan audiens.

Pertanyaan yang dapat diajukan :

  • Seberapa puas Anda dengan produk kami?
  • Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan produk kami ke keluarga atau teman?

 

3. Goodwill

Penting untuk fokus pada perasaan koresponden saat melakukan survei tentang loyalitas merek. Saat mengukur perasaan koresponden, perhatikan bahwa ini harus menjadi sentimen positif pelanggan terhadap perusahaan Anda.

Ajukan pertanyaan dengan penekanan pada bagaimana perasaan koresponden terhadap merek Anda.

  • Apakah Anda lebih menyukai merek kami daripada pesaing?
  • Jika Anda memikirkan merek kami, seberapa positif perasaan Anda terhadapnya?

 

  1. Perceived Quality.

Seberapa baik sebuah produk atau layanan mampu memenuhi harapan pelanggan Anda diterjemahkan ke dalam kualitas merek yang dirasakan.

Fokus pada pertanyaan yang memberi Anda peringkat untuk mengetahui dengan mudah produk atau layanan apa yang Anda punyai untuk perbaikan:

  • Bagaimana nilai layanan yang kami berikan? Beri nilai dari 1 sampai 5 bintang, di mana 1 tidak memuaskan dan 5 sempurna.
  • Seberapa kuat perasaan Anda terhadap brand kami?

 

  1. Brand Value.

Kualitas yang Anda anggap bagus tidak berarti bahwa pelanggan juga beranggapan sama.

Nilai yang dirasakan dapat diukur dengan pertanyaan seperti:

  • Seberapa besar kemungkinan Anda beralih ke merek lain jika mereka lebih murah?
  • Seberapa besar kemungkinan Anda memilih merek kami dibandingkan dengan yang lain jika keduanya dijual di lokasi yang sama?

 

Sebenarnya untuk melakukan survei tentang brand loyalty jangan selalu bersifat serius, cobalah menambahkan elemen yang menyenangkan dan menghibur ke dalam survei. Sehingga koresponden akan dengan senang hati dan lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaannya.

 

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.