Storytelling

Storytelling

 

Digital Branding Indonesia – Sebagian dari kita mungkin sudah pernah mendengar istilah “storytelling” dalam konteks pemasaran. Storytelling dapat diartikan sebagai cara untuk memyampaikan suatu cerita kepada khalayak, baik dalam bentuk kata-kata, gambar, foto maupun suara (Wikipedia).

 

Storytelling sering digunakan untuk pembuatan iklan dan sudah dimulai sejak lama bahkan di era surat kabar. Konsumen menyukai kata-kata yang mereka baca dalam bentuk cerita karena membantu orang terhubung dan mengingat apa yang mereka baca, lihat atau dengar.

 

Untuk membangun bisnis, kita juga perlu belajar mengenai storytelling untuk mengoptimalkan brand. Rata-rata orang awam bercerita lebih baik mengenai keunggulan brand-nya dibandingkan harus membayar ke agency iklan untuk membuatkannya. Karena bagaimanapun ini adalah cerita kita, dan kita tentu lebih paham.

 

Berikut adalah tips yang dapat digunakan untuk membuat storytelling yang menarik, disarikan dari Pinterest.

  1. A critical problem you solved.

Sebagai pemilik bisnis, kita harus selalu melayani konsumen. Bekerja lembur bahkan di hari libur serta usaha-usaha lain yang kita lakukan untuk memberikan kepuasan pada konsumen maupun calon konsumen.

Hal inilah yang bisa kita bagikan. Tapi kuncinya adalah cerita yang kita bangun adalah tentang masalah yang kita tangani untuk konsumen, bukan tentang betapa luar biasanya kita saat menangani masalah tersebut.

 

  1. Your inspiration for being in business.

Saat merintis bisnis seringkali kita terinspirasi oleh sesuatu. Sesuatu yang mengarahkan kita pada tujuan yang hendak dicapai. Misalnya saat kita kesulitan membeli tiket pesawat saat akan liburan maka kita merintis bisnis ticketing, atau ingatan kita akan nikmatnya masakan ibu menginspirasi untuk membuka bisnis kuliner.

Rangkailah inspirasi-inspirasi tersebut dan bagikan ke konsumen.

 

  1. How you are different.

Memahami apa yang membuat kita berbeda dan unik dibandingkan kompetitor adalah hal yang amat penting untuk memenangkan hati konsumen. Bagikan perbedaan tersebut dalam sebuah cerita yang inspiratif.

 

Berikut beberapa ide yang dapat digunakan.

  • Membuat video yang memperlihatkan perbandingan detail antara produk kita dengan kompetitor.
  • Blind test dengan peserta random dimana produk kita menjadi pemenang.
  • Chart yang memperlihatkan setiap rupiah yang dikeluarkan konsumen untuk membeli produk kita sangatlah berharga.
  • Membuat video dari beberapa karyawan yang menyatakan kebanggaannya bekerja di perusahaan kita.

 

  1. Celebrate a customer story.

Dalam bisnis, kita bukanlah pahlawan. Tapi konsumen kita. Cerita-cerita konsumen kita apresiasi dan rayakan sebaik mungkin. Misalnya cerita tentang konsumen yang memenangkan perlombaan atau acara-acara sosial yang kita sponsori.

Cerita-cerita tersebut menjadi unik karena menggunakan produk kita. Apresiasi kita adalah bentuk penghargaan kita terhadap konsumen. Orang-orang sangat tertarik dengan kisah nyata, dan sebagai bonusnya brand kita semakin dicintai dan dikenal luas.

 

Kunci storytelling sukses adalah untuk memilih pesan yang terhubung dengan konsumen kita, pilih platform yang tepat sebagai cerita utama dan otentik. Kita juga bisa menyisipkan sedikit humor sebagai bumbu. Selamat belajar..!

 

[indra armyanto/dari berbagai sumber]

LEAVE A COMMENT