Keuntungan Brand Orientation

Keuntungan Brand Orientation

 

Digital Branding Indonesia – Penelitian telah menunjukkan bahwa brand orientation (orientasi merek) terkait dengan ekuitas merek yang lebih tinggi dan keuntungan dalam kinerja keuangan. Tetapi hanya sedikit perusahaan yang benar-benar berorientasi pada merek, karena hal itu menuntut pola pikir perusahaan yang berbeda. Dan tentunya membutuhkan usaha yang menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

 

Namun bagi perusahaan yang berhasil, mereka akan mendapatkan beberapa keuntungan berikut ini :

  • Konsistensi dan keselarasan

Konsistensi adalah kunci untuk merek. Sejauh mana perusahaan menjanjikan harapan untuk konsumen menjadi reputasi merek yang dilaksanakan secara konsisten sehingga menjadi dipercaya dan kuat. Ketika sebuah perusahaan tumbuh, konsistensi menjadi hal yang sulit dipertahankan. Karena sebuah bisnis yang berkembang berarti lebih banyak pelanggan yang harus dipenuhi, lebih banyak karyawan untuk dikontrol dan lebih banyak informasi yang harus dikomunikasikan. Itulah sebabnya brand orientation berfokus pada konsistensi dan keselarasan dalam inti merek, yakni tujuan, keyakinan, nilai dan prinsip yang membentuk merek. Brand orientation memungkinkan fleksibilitas dalam pengalaman pelanggan. Karyawan akan diberikan pedoman atau prinsip yang harus dipatuhi. Dimana mereka bebas untuk melayani pelanggan sesuai tuntutan situasi.

 

  • Perbedaan dan kekhasan

Perbedaan dan kekhasan adalah inti dari pemasaran. Jika perusahaan dapat menentukan dan mengkomunikasikan apa yang dilakukan lebih baik daripada kompetitor, seberapa banyak, dan dengan cara yang berbeda, maka pelanggan memiliki alasan yang sangat kuat untuk memilih perusahaan Anda. Perusahaan yang berorientasi pada merek bergerak sesuai cita-cita, tujuan, dan nilai-nilai yang unik bagi perusahaan. Kombinasi unik ini membentuk merek tidak dapat direplikasi. Perbedaan kemudian menjadi lebih dari sekadar fitur penjualan dan pemasaran. Ini menjadi bagian terpadu dari cara kerja seluruh organisasi dan membebaskan tim penjualan dan pemasaran untuk fokus menerjemahkannya ke dalam proposisi nilai yang ditargetkan dan spesifik pelanggan.

 

  • Hubungan emosional

Bersaing untuk mendapatkan karyawan berbakat adalah masalah utama bagi para pemimpin bisnis. Sebuah survei terbaru terhadap lebih dari 1.300 CEO global menunjukkan bahwa 77% berjuang dengan kekurangan orang-orang yang memiliki keterampilan yang tepat. Mereka mengklaim bahwa ketersediaan bakat adalah ancaman terbesar bagi bisnis mereka. Untuk menghadapi tantangan ini, banyak perusahaan fokus untuk membangun “budaya kerja” yang menarik dengan menawarkan meja pingpong, makan siang gratis, dan cara berpakaian yangn berpakaian santai.

 

Apa makna brand orientation bagi karyawan?

  1. Membangkitkan rasa dipercaya dan mengidentifikasi dalam tujuan yang sama.
  2. Karyawan perlu mengalami rasa kontribusi agar dapat berperan dalam memenuhi tujuan perusahaan.

 

Ingin memperkuat branding perusahaan Anda?

Segera diskusikan dengan Rumah Asyam. Kami akan memberikan solusi yang tepat untuk perusahaan Anda.

LEAVE A COMMENT