Apa Jadinya Perusahaan Tanpa Website?

Apa Jadinya Perusahaan Tanpa Website?

 

Digital Branding Indonesia – Berkembangnya dunia bisnis saat ini masih menyisakan perbedaan besar antara dua jenis pemilik usaha, yakni mereka yang memiliki situs web bisnis, dan yang tidak. Menurut penelitian dari Clutch’s 2018 Small Business Survey,  hampir dua pertiga (64%) pemilik usaha sudah memiliki situs web bisnis, dan 81% diantaranya sudah ramah seluler. Sementara sisanya (36%) belum memiliki situs web.

 

Namun bagaimana jadinya perusahaan tanpa website? Berikut ini adalah hasil analisa dari Rieva Lesonsky, CEO GrowBiz Media.

  • Email marketing menjadi kurang efektif .

Sebagian orang yang mendapatkan email marketing (pemasaran) dari perusahaan akan mengunjungi situs web bisnis tersebut untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Jika Anda tidak memiliki situs web, maka potensi mereka menjadi pelanggan akan lenyap.

 

  • Perusahaan akan memiliki daya lebih sedikit dalam hasil pencarian di internet.

Jika konsumen menelusuri bisnis Anda secara online mungkin mereka masih bisa mendapatkan nama dan alamat perusahaan Anda, namun kemana mereka akan pergi untuk mempelajari lebih lanjut tentang bisnis Anda? Tanpa situs web untuk diklik, mereka berpeluang untuk mencari pesaing Anda yang lebih mudah ditemukan.

 

  • Perusahaan Anda terlihat kurang profesional.

Sebagian perusahan yang tidak memiliki situs web mengatakan bahwa itu tidak relevan dengan industri mereka, tetapi sulit untuk memikirkan industri mana yang tidak relevan dengan situs web. Konsumen terkadang malah curiga dengan perusahaan yang tidak memiliki situs web. Apapun yang ditawarkan perusahaan, konsumen saat ini ingin mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan untuk membelinya. Tanpa situs web, perusahaan terlihat sangat ketinggalan zaman, atau seperti ada sesuatu yang disembunyikan.

 

  • Anda berada di bawah belas jaringan sosial.

Sekitar 21% perusahaan yang disurvei oleh Clutch yang disurvei tidak merasa membutuhkan situs web karena mereka telah hadir di jaringan media sosial yang kuat. Tetapi jejaring sosial terkadang mengubah arah kebijakannya, dan ini bisa membuat akun media sosial perusahaan kurang terlihat oleh target pengguna/konsumen. Misalnya Facebook, yang mengubah kebijakannya dengan memprioritaskan teman dan postingan keluarga atas pos-pos bisnis di feed pengguna. Lebih parah lagi, jika tiba-tiba media sosial tersebut ditutup. Jika perusahaan membangun kehadiran di situs web yang  dikendalikan sendiri, maka investasi waktu, energi, dan uang Anda jauh lebih aman.

 

Jika perusahaan Anda belum memiliki website, Anda bisa memulai membuatnya secara sederhana dengan mengunjungi situs yang menawarkan web hosting, desain web dan / atau template situs web yang dapat Anda gunakan untuk membuat situs web sendiri. Banyak dari layanan ini mempermudah memasarkan situs web Anda dengan membantu pengoptimalan melalui mesin telusur, direktori pencarian lokal, dan banyak lagi, setelah situs web Anda aktif dan berjalan. Konten website tidak harus rumit, Anda bisa informasi dasar perusahaan seperti alamat, nomor telepon, jam kerja dan tautan ke bisnis Anda di tempat lain secara online (media sosial, artikel, dll.).

 

Namun membangun website secara professional tentu akan lebih meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata pelanggan dan target pelanggan. Jangan khawatir, Kami siap membantu Anda mewujudkannya. Diskusikan dengan Kami sekarang juga, Kami akan senang berbicara dengan Anda. Telepon kami di 085719535153 atau email di info@rumahasyam.com .

LEAVE A COMMENT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.